Percayalah tiap orang memiliki jalan dan metode nya masing masing dalam berjihad, dan inilah jalan jihad yang telah ane pilih. Ketika niat telah dipertemukan dengan kesempatan yang didukung oleh ridho Allah maka apa yang terjadi adalah kebahagiaan. Yang pasti kebahagiaan itu tidak dibangun di atas air mata orang lain, namun menyerupai istana tinggi menggapai surga. Memantaskan diri demi tujuan yang ingin diraih bukan berarti menjadi ambisius terkadang boleh lah ya dan menjadi hilang arah (salah niat).
Banyak pertanyaan bermunculan kepada ane, “Kalau udah sejauh ini dan elu misalnya ujung-ujungnya gak jadi empat besar gimana?”. hal ini memang ujung-ujungnya masalah hasil, namun ada juga hal penting lain, ya proses. Ketika kita bisa memperbaiki diri demi tujuan yang kita harapkan tentunya Allah akan mempermudah jalan kita dan memberi apa yang kita butuhkan itu, lagian pada hakikatnya semua sudah tertulis di Lauh-Mahfudz nya bukan?.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar